Salah satu program perpustakaan dalam penguatan literasi adalah kegiatan diskusi tematik. Diskusi tematik adalah salah satu program yang ada di Duta Literasi perpustakaan SMA Albayan. Diskusi literasi sudah terselenggara sebanyak dua kali. Pada hari Sabtu tanggal 10 September jam 16.00 hingga jam 17.30 sore yang baru lalu Duta Literasi kembali menyelenggarakan acara Diskusi Tematik . Diskusi tematik chapter III ini menghadirkan nara sumber salah satu alumni Albayan angkatan III yang sekaraang bermukim di Korea yaitu Muhammad Hilmi Alfaruqi.Phd.
Dalam sesi diskutik yang dihadiri oleh 26 siswa ini Kak Hilmy memaparkan panjang lebar tentang budaya belajar dan budaya baca di Korea. Selain itu juga Kak Hilmy menjelaskan Negara Korea secara umum mengenai gambaran kondisi disana, kemajuan teknologi, pendidikan dan budaya masyarakatnya. Dalam sesi diskutik ini juga pemateri menjelaskan tentang ragam jenis beasiswa yang bisa dicari dan didapatkan oleh siswa mulai dari jenjang S1, S2 hingga S3. Dijeaskan juga tentang tips dan trik bagaimana mendapatkan beasiswa di Korea.
Dalam diskusi tematik ini juga ada sesi tanya jawab. Siswa yang mengikuti sesi diskusi bertanya kepada Kak Hilmy. Ada salah satu pertanyaan menarik dari salah satu siswa yang bertanya bagaimana budaya K POP mempengaruhi semangat belajar para siswa di Korea. Kak Hilmy menjawab bahwa semangat belajar para remaja di Korea tidak terpengaruh dengan adanya budaya K POP justru menurut pengamatan Kak Hilmy yang mendapat perhatian adalah semakin banyaknya generasi muda Korea yang beralih minat bekerja ke dunia seni digital dan enterpreuneurship. Minat generasi muda ke bidang saintis cenderung berkurang. Sehingga pemerintah menggelontorkan banyak dana untuk meningkatkan minat generasi muda menjadi saintis melalui berbagai program dan beasiswa serta memperbesar dana penelitian.
Acara Diskusi tematik berlangsung hangat dan seru. Siswa sangat antusias dengan penjelasan yang disampaikan oleh Kak Hilmy. Mereka mendapatkan pandangan dan wawasan baru tentang bagaimana menjaga semangat belajar. Kak Hilmy mampu memaparkan dan menjelaskan poin yang disampaikan dengan bentuk cerita yang mengasyikkan namun tetap berbasis data. Kak Hilmy mampu menerangkan dengan panjang lebar berbagai data dalam beberapa grafik dan disampaikan dengan gaya bertutur cerita yang tidak membosankan.
Setelah diskusi berlangsung hampir 1.5 jam tibalah saatnya sesi diskusi harus diakhiri. Diskusi tematik ditutup dengan sesi foto bersama. Meskipun Kak Hilmy tidak hadir langsung namun melalui zoom meeting namun sama sekali tidak mengurangi keseruan jalannya diskusi.
Sampai jumpa di kegiatan Diskusi tematik Selanjutnya.




