Janji
  • Janji

Janji

Novel terbaru karangan Tere Liye ini alurnya maju mundur. Menyajikan kisah yang diceritakan oleh orang-orang yang berinteraksi dengan tokoh utama kepada tiga tokoh utama lainya yaitu Baso, Hasan dan Kaharudin. Tersaji dalam gaya khas tulisan Tere Liye , buku ini penuh dengan pesan-pesan kebaikan dan moral yang bisa diambil oleh siapapun yang membaca buku ini. Walaupun ada beberapa adegan kekerasan di dalam penjara yang termasuk sadis, namun pesan makna yang terkandung dalam cerita secara keseluruhan begitu dalam dan memberi kesan.

 Manusia pada hakikatnya adalah seseorang yang selalu ingin berbuat baik. Bahkan saat  berbuat sesuatu yang paling jahat sekalipun hati nurani nya pasti mengatakan bahwa itu adalah salah. Penyesalan adalah sesuatu yang wajar. Perjalanan untuk menebus penyesalan inilah yang menjadikan inti kisah buku ini. Perjalanan hidup dalam rangka memenuhi janji. Menjadikan Bahar seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Akhlaq dan perilaku yang berubah. Walaupun sifat aslinya sebagai seorang yang pemarah tidak bisa dihilangkan begitu saja Meskipun di kisah pertama dia masih belum bisa melepaskan kebiasaan mabuknya. Namun semua orang yang berinteraksi dengannya akan menemukan sebuah kebaikan yang luar biasa dari sosok Bahar.

 Bercerita tentang tokoh utama yang berusaha untuk menebus dosa dan kesalahannya di masa lalu dengan menepati janji kepada guru di pesantrennya. Janji untuk melaksanakan lima pusaka yang diberikan kepadanya. Keteguhan dalam menjalankan kebaikan demi kebaikan berbuah manis dengan dikenang sebagai orang yang baik di akhir hayatnya.

 Penyajian cerita sangat menarik karena tersaji dalam lima cerita utama tentang Bahar dari tokoh tokoh yang ditemui oleh Baso, Hasan dan Kaharudin. Kelima cerita tersebut masing-masing menyajikan kisah Bahar dalam memenuhi janji-janjinya.